Home » , » Yuk, Mengenang Kisah Cinta Lama Bersama Film (500) Days of Summer di Hari Valentine!

Yuk, Mengenang Kisah Cinta Lama Bersama Film (500) Days of Summer di Hari Valentine!


Bulan Februari selalu identik dengan simbol kasih sayang mengingat bertepatan dengan hari Valentine setiap tanggal 14. Film bergenre romantis menjadi pilihan yang sangat cocok untuk merayakan hari penuh kasih sayang tersebut. Hari Valentine tak harus dirayakan bersama pasangan. Sobat Film bisa merayakannya dengan mengenang kisah cinta lama yang menyimpan sejuta rasa seperti halnya Tom Hansen yang mengingat sosok tercinta yang telah berbahagia bersama orang lain yaitu Summer Finn di dalam film (500) Days of Summer.

Menjadi film pilihan untuk merayakan hari Valentine, berikut adalah review film (500) Days of Summer yang dirilis pada 2009 lalu. Simak yuk!

1.Rincian Film

Poster film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com


Judul        : (500) Days of Summer
Rilis         : 2009
Genre       : Comedy, Drama, Romance
Sutradara  : Marx Webb
Produksi   : Dune Entertainment, Fox Searchlight Pictures
Negara      : Amerika Serikat
Durasi       : 1 jam 35 menit
Pemeran    : - Joseph Gordon-Levitt
                    - Zooey Deschanel

2. Plot


Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

(500) Days of Summer diawali dengan narasi seorang narator yang mengenalkan karakter seorang laki-laki dan perempuan. Mereka adalah Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt) dan Summer Finn (Zooey Deschanel) sebagai tokoh utama film. Gaya narasi di awal ini sukses mengingatkan pembawaan film klasik. Narasi sang narator akan membawa penonton untuk masuk ke dalam kenangan kisah cinta Tom terhadap Summer selama 500 hari.

Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

Hubungan tanpa status Tom dan Summer menjadi konflik utama film (500) Days of Summer. Tom sangat ingin menjadikan Summer sebagai kekasihnya, namun Summer terlanjur nyaman dengan hubungan tanpa status. Summer justru meminta Tom untuk membiarkan hubungan keduanya mengalir secara alami karena perempuan tersebut telah mengungkapkan pada Tom bahwa dirinya tidak percaya dengan cinta dan tidak ingin berpacaran karena hancurnya hubungan kedua orangtuanya.

Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

Di suatu titik, kedekatan Tom dan Summer mulai renggang. Summer yang kukuh tak ingin maju ke dalam hubungan serius membuat Tom mulai mensugesti dirinya sendiri bahwa membenci segala hal yang pernah ia cintai dari Summer. Demikian pula dengan Summer yang meminta Tom untuk melupakan perasaan cintanya. Akan tetapi, dibalik sikapnya yang berlagak membenci Summer, Tom tetaplah mencintainya. Dirinya bahkan mulai mengalah dan melanjutkan hubungan tanpa status bersama Summer.

3. Tema

Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

Kisah romansa dalam film (500) Days of Summer termasuk dalam kategori klise, dimana mengisahkan Tom Hansen yang mengembara cinta bertemu dengan seorang perempuan yang sama sekali tak percaya akan cinta bernama Summer Finn. Kepercayaan kedua tokoh yang bertentangan ini dilatarbelakangi oleh masa kecil mereka. Tom Hansen sangat mempercayai cinta karena saat kecil dirinya sering mendengarkan lagu tentang cinta. Sementara itu, sikap skeptis Summer Finn terhadap cinta dipicu oleh perceraian kedua orangtuanya di usia belia. Sampai dari penjelasan ini, mungkin tema dari (500) Days of Summer masih terdengar klise bukan, Sobat Film?

Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

Seiring dari mengalirnya alur cerita, Sobat Film pasti akan menemukan keistimewaan dari tema yang diambil (500) Days of Summer yang membedakannya dengan film romantis populer lainnya di tahun 2000-an awal. Kedua tokoh utama yang berakhir bahagia meskipun tidak bersama adalah satu hal menarik dari film ini.  Marx Webb sebagai sutradara mencoba membuka realitas terhadap karya film beraliran romantis yang sering dilewatkan. Realitas disini adalah mengacu bahwa kisah cinta yang indah tak selamanya harus berakhir dengan kebersamaan. Meskipun hal ini menyiratkan rasa sedih, namun Tom dan Summer tetap menghargai kenangan penuh kebahagiaan yang telah mereka rasakan di masa lalu dan menikmati kehidupan asmara baru dengan bahagia bersama orang lain. Tema sederhana yang terasa segar dan sangat memiliki keterkaitan erat dengan realita, Sobat Film.

4. Sinematografi

Potret adegan film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

(500) Days of Summer menggunakan saturasi warna hangat dalam setiap adegan. Nuansa hangat menyampaikan hubungan harmonis Tom dan Summer sebagai pasangan meskipun tidak berakhir bersama. Sinematografi film ini menjadi sangat menarik karena sutradara secara konsisten memusatkan fokus penonton terhadap setiap adegan dengan memberikan transisi berupa latar waktu hari ke berapa kisah Tom dan Summer ditampilkan. Jika kisah yang ditampilkan adalah momen bahagia latar transisi waktu cenderung menggunakan warna cokelat terang, sementara sutradara akan memakai warna latar semakin gelap seiring dengan puncak konflik antar karakter.

Potret transisi waktu dalam film (500) Days of Summer/ Foto: imdb.com

Film (500) Days of Summer menggunakan saturasi warna hangat dalam setiap adegan. Nuansa hangat menyampaikan hubungan harmonis Tom dan Summer sebagai pasangan meskipun tidak berakhir bersama. Sinematografi film ini menjadi sangat menarik karena sutradara secara konsisten memusatkan fokus penonton terhadap setiap adegan dengan memberikan transisi berupa latar waktu hari ke berapa kisah Tom dan Summer ditampilkan. Jika kisah yang ditampilkan adalah momen bahagia latar transisi waktu cenderung menggunakan warna cokelat terang, sementara sutradara akan memakai warna latar semakin gelap seiring dengan puncak konflik antar karakter.

Itulah review film (500) Days of Summer yang sangat cocok sebagai tayangan pilihan dalam merayakan euforia hari Valetine di bulan Februari, Sobat Film. Sebagai film romantis, film klasik tahun 2009 ini menyimpan daya tarik sendiri yang akan membawa Sobat Film untuk menyusuri kisah cinta lama yang masih indah di masa lalu.

(750 words)

Ditulis oleh: Dina Natasya

0 comments:

Post a Comment

 
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates